Minggu, 08 Februari 2015

Konsistensi

Bagi para pembaca blog sederhanaku ini, adakah di antara kalian yang menyadari bahwa aku hanya menuliskan lima posting pada setiap bulannya? Apakah setelah aku menanyakan ini, kalian langsung memastikannya pada lajur Arsip dan lantas berkata, "Oh... Iya juga. Mengapa ya...?" Atau apakah aku terlalu sok tahu dan salah menerka bahwa kalian hanya terus membaca posting ini sampai selesai tanpa mengecek lajur Arsip dan berpikir, "Masa bodoh dengan berapa pun jumlah posting yang kamu buat di blogmu, yang penting aku bisa membaca tulisanmu di sini," tanpa harus ambil pusing tentang jumlah tersebut? Baiklah, akan aku coba jelaskan mengapa aku hanya menuliskan lima posting setiap bulannya tanpa harus membuat banyak spekulasi apakah kalian akan benar-benar memikirkan ini atau tidak.

Pada awalnya, aku menutup blog lamaku dan membuat blog ini untuk mempertahankan penggunaan kata baku bahasa Indonesia yang tidak biasa aku gunakan dalam percakapan sehari-hari. Bisa-bisa aku dianggap sebagai seorang yang kaku dan tidak bisa diajak bercanda walaupun mungkin sudah ada anggapan seperti itu hanya karena penggunaan tatanan bahasa Indonesia yang baku kepada teman-teman sebayaku. Juga, aku adalah seorang mahasiswi sastra Inggris, sehingga aku lebih terbiasa menggunakan istilah-istilah dalam bahasa Inggris dibandingkan bahasa Indonesia. Jadi, aku membutuhkan wadah bagiku untuk membantuku tetap mengingat bagaimana tatanan bahasa Indonesia yang baik dan benar serta baku. Maka dari itu, aku membuat blog ini, yang jauh dari kata gaul dan singkat menyingkat.

Setelah memutuskan untuk membuka blog ini pada bulan Mei tahun lalu, aku pun segera memutuskan bahwa sebaiknya ada jumlah posting yang ditentukan pada blog ini, sehingga aku bisa menjadikan jumlah tersebut sebagai target yang harus diselesaikan setiap bulannya. Aku pun mencanangkan lima posting setiap bulan agar target menulis di blog ini tidak terlalu memberatkanku, mengingat aku juga masih harus menyelesaikan tugasku sebagai seorang mahasiswi. Lagipula, blog ini 'kan hanya sampingan, mengapa harus mematok angka yang jumlahnya terlalu muluk sehingga membuatku kesulitan nantinya? Jadilah lima posting setiap bulannya kutuliskan untuk pembaca sekalian, juga untukku sendiri sebagai pengingat akan banyak hal. Lima, tidak terlalu banyak, juga tidak terlalu sedikit. Angka yang cukup masuk akal dan bisa dipenuhi kapan saja. Dan kemudian lima posting setiap bulannya itu menjadi konsistensiku untuk terus mengisi blog ini.

Membicarakan masalah konsistensi, apa sebenarnya makna dari konsistensi? Menurut KBBI Daring, konsistensi adalah ketetapan dan kemantapan dalam bertindak, atau ketaatasaan. Maksud dari pengertian tersebut adalah bahwa orang yang melakukan sebuah konsistensi ialah mereka yang terus berusaha untuk melakukan hal yang sama secara berkelanjutan. Kurang lebih, berlaku konsisten bisa dianggap sebagai berkomitmen kepada diri sendiri untuk bersungguh-sungguh menjalankan suatu hal tanpa terhenti atau terhalang suatu apa pun. Konsistensi menjadi sebuah hal yang selalu kita jaga keberadaannya. Konsistensi bisa juga merupakan janji pada diri kita sendiri. Menjalankan sebuah konsistensi memang berat pada awalnya, seperti halnya ketika aku mulai membuat blog ini dan mengisinya dengan tulisan-tulisan amatirku. Namun, jika sudah terbiasa, menjalankan sebuah konsistensi yang kita janjikan kepada diri kita sendiri akan menjadi mudah.

Jadi, sudah mulai ingin menjadi konsisten?

2 komentar:

  1. Konsistensi = istiqomah :D
    Wah iya ya, pantes bahasanya baku sekali. Sedang berusaha memakai penggunaan bahasa Indonesia secara baik dan benar rupanya :D
    Saluuut~

    BalasHapus
  2. iya, daripada kemampuan berbahasa Indonesia baku ku hilang, mending dituangkan saja di sini :)
    makasi banyak :)

    BalasHapus