Rabu, 08 Oktober 2014

Pertanggungjawaban

Pernahkah kalian terpikirkan bahwa kalian akan menghadapi dunia yang lebih rumit lagi dari apa yang kalian hadapi sekarang? Pernahkah kalian merasa bahwa kalian telah menjadi lebih tua dari sebelumnya dan merasa bahwa kalian memiliki tanggung jawab yang lebih besar lagi dari sebelumnya? Atau kalian malah merasa bahwa apa yang harus dihadapi nanti, harusnya dipikirkan nanti saja dan sebaiknya mengurusi masalah yang dihadapi kini?

Aku pernah memikirkan semua hal yang ada di atas. Tentu saja tidak dalam waktu yang bersamaan. Terkadang memikirkan salah satunya di pagi hari, terkadang terpikirkan hal yang lain lagi di malam hari. Memikirkan bahwa dunia menjadi lebih rumit, memikirkan bahwa semakin berat tanggung jawab yang harus dipikul, tetapi lebih memilih untuk menjalani apa yang ada di depan mata saja daripada harus repot-repot memikirkan tanggung jawab di masa depan.

Sebenarnya, mengapa kita harus repot-repot memikirkan hal-hal yang harus dipertanggungjawabkan entah kini ataupun nanti? Bukankah lebih enak dan santai jika kita hanya membiarkan semua hal berlalu begitu saja tanpa harus bersusah payah memikirkan tanggung jawab yang harus dipikul? Bukankah lebih enak jika kita terus menjadi seperti anak kecil yang polos dan tidak tahu apa-apa, yang tidak dibebani masalah dan hanya bermain sepanjang waktu? Dan akankah kita selamanya seperti itu?

Kita hidup di dunia sudah tentu dibekali dengan banyak hal, dan semua hal itu pasti akan dipertanggungjawabkan pada akhirnya. Tidak salah sebenarnya jika kita tidak memikirkan sejenak apa yang akan menjadi tanggung jawab kita nanti. Namun, karena seiring berjalannya waktu, setiap orang yang menjadi dewasa akan dihadapkan dengan kenyataan bahwa apa yang ia kerjakan seluruhnya akan dipertanggungjawabkan. Entah itu masalah pendidikan, pekerjaan, pernikahan, dan lain sebagainya. Tidak salah juga jika kita hanya ingin menghadapi apa yang ada di depan mata tanpa memikirkan apa yang akan datang kemudian. Namun, seperti ketika kita akan melakukan perjalanan jauh, kita seharusnya mengantisipasi apa yang akan terjadi. Kita harus melakukan banyak persiapan. Dan untuk melakukan persiapan, kita harus mengira-ngira apa yang akan kita hadapi nantinya. Begitu pula dengan tanggung jawab. Apa yang akan kita siapkan untuk hal-hal yang akan kita pertanggungjawabkan nanti sudah pasti harus dipikirkan dari sekarang. Dan anak kecil tidak perlu memikirkan hal seperti itu. Itu adalah hal yang harus orang dewasa lakukan. Bahkan anak kecil pun sedari dini sudah diajari untuk bertanggung jawab terhadap diri dan sekitanya. Mengapa kita yang dewasa tidak mengantisipasi untuk itu pula?

Jadi, sudah siap untuk bertanggung jawab?

0 komentar:

Posting Komentar